Senin, 16 Mei 2016

puisi renungan



TUHFATUL ATFAL


detik demi detik ku rangkai kata....
suara mendesah hati para jajaran santri
mereka bukan kalangan biasa
melainkan merekan penghafal bait terindah

yang memajukan angka ketakwaan
dari orang tua yang slalu membimbing
tak satu pun yang akan terhalangi
melainkan dia adalah satu2 nya penghianat

inilah dari kami,
itulah dari mereka
kami agak sedikit berbeda
tapi kami bersdatu untuk
menjadi khatimat nadhom....
tuhfatul atfal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar